Prinsip prinsip Yang dibutuhkan dalam Membangun Pribadi yang kuat
Prinsip prinsip Yang dibutuhkan dalam
Membangun Pribadi yang kuat
A. Pendahuluan
Prinsip merupakan petunjuk arah layaknya
kompas. Sebagai petunjuk arah, kita bisa berpegangan pada prinsip - prinsip
yang telah disusun dalam menjalani hidup tanpa harus kebingunan arah karena
prinsip bisa memberikan arah dan tjuan yang jelas pada setiap kehidupan kita.
Seorang leader atau pemimpin yang baik adalah seorang pemimpin yang berprinsip.
Karena seorang pemimpin yang berprinsip pasti akan terarah dalam menjalankan
tugasnya sebagai pemimpin.
B. Pembahasan
Setiap
manusia mempunyai prinsip masing masing, karna prinsip yang kita punya adalah
salah satu kompas atau petunjuk arah yang dapat mengantarkan kita ketempat yang
akan kita impikan atau kita cita cita kan.
Contohnya
dalam bersikap kepada orang lain, misalnya :
1. Bersikap
Ramah
Semua
orang senang bila diperlakukan dengan ramah. Keramahan membuat orang lain
merasa diterima dan dihargai. Keramahan membuat orang merasa betah berada di
dekat kita.
2. Bermurah
Hati
kita
tidak akan menjadi miskin karena memberi dan tidak akan kekurangan karena
berbagi. Seorang yang sangat bijak pernah menulis, Orang yang murah hati
berbuat baik kepada dirinya sendiri. Dengan demikian kemurahan hati disatu sisi
baik buat kita, dan disisi lain berguna bagi orang lain.
3. Hindari
sifat mengkritik atau mencela Orang lain
Umumnya
orang tidak suka bila kelemahannya diketahui oleh orang lain, apalagi
dipermalukan. Semua itu menyerang langsung ke pusat harga diri dan bisa membuat
orang mempertahankan diri dengan sikap yang tidak bersahabat.
4. Bersikap
Asertif
Orang
yang disukai bukanlah orang yang selalu berkata Ya, tetapi orang yang bisa
berkata Tidak bila diperlukan. Sewaktu-waktu bisa saja prinsip atau pendapat
Anda berseberangan dengan orang lain. kita tidak harus menyesuaikan diri atau
memaksakan mereka menyesuaikan diri dengan Anda. Jangan takut untuk berbeda
dengan orang lain. Yang penting perbedaan itu tidak menimbulkan konflik, tapi
menimbulkan sikap saling pengertian.
5. Perbuatlah
apa yang kita ingin orang lain perbuat kepada kita
Perlakuan
apapun yang kita inginkan dari orang lain yang dapat menyukakan hati, itulah
yang harus kita lakukuan terlebih dahulu. Kita harus mengambil inisiatif untuk
memulainya. Misalnya, bila ingin diperhatikan, mulailah memberi perhatian. Bila
ingin dihargai, mulailah menghargai orang lain.
6. Cintai
Diri Sendiri
Mencintai
diri sendiri berarti menerima diri apa adanya, menyukai dan melakukan apapun
yang terbaik untuk diri sendiri. Ini berbeda dengan egois yang berarti
mementingkan diri sendiri atau egosentris yang berarti berpusat kepada diri
sendiri. Semakin kita menyukai diri sendiri, semakin mudah kita menyukai orang
lain, maka semakin besar peluang kita untuk disukai orang lain. Dengan menerima
dan menyukai diri sendiri, Anda akan mudah menyesuaikan diri dengan orang lain,
menerima mereka dengan segala kekurangan dan keterbatasannya, bekerjasama
dengan mereka dan menyukai mereka.
C.
Kesimpulan
Jadi
dalam membentuk Pribadi yang kuat itu kita harus mempunyai minimal enam prinsip
yaitu bersikap ramah, mencitai diri sendiri, Perbuatlah apa yang kita ingin
orang lain perbuat kepada kita, Bersikap Asertif, Hindari sifat mengkritik atau
mencela Orang lain, dan Bermurah Hati. Sebab itu semua merupakan kompas didalam
hidup kita. Sama halnya seperti umat muslim Alqur’an merupakan kompas/pedoman yang
harus kita jalani.
D.
Refrensi
Komentar
Posting Komentar